Breaking News
Home ~ BERITA ~ LDII GANDENG KEMENAG JATIM SOSIALISASIKAN PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR KE PONDOK-PONDOK BINAAN
LDII GANDENG KEMENAG JATIM SOSIALISASIKAN PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR KE PONDOK-PONDOK BINAAN

LDII GANDENG KEMENAG JATIM SOSIALISASIKAN PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR KE PONDOK-PONDOK BINAAN

Achmad Sururi (5 dari kiri) _ Amien Adhy Ketua DPW LDII Jatim (5 dari kanan)

Pendidikan merupakan hal mendasar yang perlu ditanamkan dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga. Memberikan pembinaan kepada anaknya adalah tugas dan kewajiban utama seorang orang tua untuk membentuk karakter dan pendidikan dasar. Salah satu bentuk memberikan pendidikan tersebut adalah dengan mensekolahkan anaknya ke lembaga yang mampu memberikan pendidikan yang baik kepada calon generasi penerus. Seorang anak dikatakan memiliki pendidikan yang baik adalah yang paham ilmu agama lalu mengamalkannya dan juga ilmu umum sebagai ilmu penunjang. Pendidikan semacam ini tentunya dapat ditemui di sekolah-sekolah formal baik negeri, swasta, ataupun pesantren. Salah satu contoh bentuk pendidikan karakter kepada anak untuk urusan ilmu agama dan mata pelajaran umum adalah pesantren.

Sebagai salah satu ormas Islam LDII di Jawa Timur, memiliki beberapa ponpes binaan dimulai dari tingkat Ula (SD/MI), Wustho (SMP), Ulya (SMA/SMK) yang diwadahi dengan nama PPPM (Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa) hingga PPM (Pondok Pesantren Mahasiswa) untuk yang dewasa. Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pentingnya wajib belajar pendidikan dasar kepada pondok-pondok binaan LDII se-Jawa Timur. Acara yang diselenggarakan di Aula PPPM Al Muflikhun Kota Malang ini juga turut menggandeng Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur selaku lembaga pemerintah yang menaungi pendidikan yang berbasis pondok. Kegiatan sosialisasi pada hari minggu (18/2) ini terdiri dari 78 orang diantaranya 45 perwakilan pondok pesantren dan 33 pengurus DPD yang memiliki ponpes di masing-masing Kota atau Kabupaten se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kemenag Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Seksi Madrasah Diniyah Drs. H. Achmad Sururi, M.Pd mengharapkan ponpes binaan LDII yang berada di wilayah Jawa Timur bisa menerapkan kurikulum yang berbasis ilmu agama dan mata pelajaran umum yang diujikan saat Ujian Nasional, sehingga para peserta didik bisa mendapat ilmu yang sama dengan peserta didik di sekolah negeri atau swasta lainnya dengan ditambah pembinaan akhlak dan karakter melalui ilmu agama. “Saya mengucapkan terima kasih kepada LDII yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, semoga dari sudut pandang dari mana saja tetap satu, untuk menghantarkan anak-anak pada ilmu agama islam,” terangnya.

Ditambahkan ketua DPW LDII Jawa Timur, Amien Adhy, Tujuan dari pembinaan ini adalah untuk mencetak generasi penerus yang profesional di bidangnya dan religius akhlaknya. “Bagi kami dalam mengatasi krisis kekurangan ulama. maka kami membina generus sejak dini hingga dewasa, salah satunya melalui PDF atau Pondok Diniyah Formal,” tutup Adhy. (*/aan&bella)

About Ldii Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Timber by EMSIEN 3 Ltd BG