Breaking News
Home ~ Berita LDII ~ Presiden Jokowi Mengadakan Pertemuan Ulama se Malang Raya
Presiden Jokowi Mengadakan Pertemuan Ulama se Malang Raya

Presiden Jokowi Mengadakan Pertemuan Ulama se Malang Raya

Presiden Joko Widodo mengumpulkan 100 ulama se Malang raya di Hotel Tugu, Kota Malang. Jokowi menitipkan pesan kedamaian kepada para ulama untuk diteruskan ke umat Islam. Ada sekitar 100 ulama dari berbagai daerah yang hadir. Pertemuan berlangsung di sela sela makan siang di ruang utama Hotel Tugu, Jl Tugu, Kota Malang, Selasa (4/4/2017).

Presiden Jokowi dengan di dampingi para menteri kabinet kerja antara lain mensos, menristekdikti, Mensegneg dam Menag RI serta para guru besar civitas akademi UIN, Pengurus MUI Pusat dan para anggota Wantim MUI pusat memberikan pengarahan kepada para ulama  dari NU, Muhammadiyah dan LDII.

Dalam sambutannya, Jokowi mengapresiasi peran ulama dalam menjaga dan mengawal umat Islam menjaga kedamaian dan kebersamaan. “Silaturahim pada siang hari ini, yang pertama kami sangat menghargai peran dan seluruh usaha para ulama dalam membina umat Islam dalam mengawal umat Islam, sehingga kita semuanya dapat memelihara semangat kebersamaan, semangat kedamaian. Ini juga karena berkat bimbingan para ulama dalam mendinginkan suasana di kotanya, di daerahnya dalam menyejukkan kita semua dalam kehidupan sehari-hari,” kata Jokowi.

IMG-20170612-WA0006

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan kepada para ulama yang hadir tentang keberhasilan ekonomi Indonesia serta kebijakan pemerintah lainnya termasuk para ulama tidak boleh begitu saja mempercayai berita yang ada di medsos sebelum di tambayyun, jika ada ormas yang tidak sesuai dengan pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Eka, serta NKRI akan dibubarkan oleh pemerintah (presiden tidak menyebutkan nama ormasnya).

Selain itu, Jokowi juga menyinggung soal Investasi di Indonesia, Presiden mengatakan bahwa Freeport saat ini sudah mau untuk memberikan fee kepada pemerintah Indonesia 30% dari yang semula 9% diterima pemerintah dan sudah berjalan 40 Tahun lebih, Hanya saja presiden tetap bertahan minimal 51% fee harus diterima pemerintah. Dalam tahun ini akan banyak hadir investor dari timur tengah untuk diajak bekerjasama bagi hasil dengan pemerintah Indonesia.

IMG-20170612-WA0005

Presiden juga menyampaikan ada tanah negara tidak produktif seluas 12, 7 juta hk, yang akan dibagikan kepada ormas Islam, Pondok Pesantren dan Yayasan agar bisa di kelola oleh masyarakat sehingga kepemilikan tanah tidak terkonsentrasi pada beberapa orang saja.

Para ulama dari LDII yang hadir dalam pertemuan ini yakni: Ustads LDII yaitu H. Azis Ridwan Al Ahfidz, Ustads H. Abdul Fatah Al Hafids, MpdI, Ustads H. Ubaidillah Al Hasaniy, SE, MHI dan Ustads H. Abdul Aziz Kusiani beserta Ketua umum DPP LDII  Prof DR Ir KH. Abdullah Syam, MSc di dampingi Ketua DPP LDII H.Supriasto,SH,MM, Ketua DPW LDII Prov Jatim Drs Ec.H.M Amien Adhy, Ketua DPD LDII Kab Malang Drs.H.Abdulloh Wakit,
Ketua DPD LDII Kota Malang, Drs.H.Heri Susanto serta Ketua DPD LDII Kota Batu Sugeng Mustofa, SPd serta para ulama daru Nu dan Muhammadiyah.

About Ldii Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Timber by EMSIEN 3 Ltd BG